PHP adalah bahasa pemrograman yang sering disisipkan ke dalam HTML. PHP sendiri berasal dari kata Hypertext Preprocessor. Sejarah PHP pada awalnya merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995.
ada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Fungsi PHP di Dalam Pemrograman Web
Untuk membuat halaman web, sebenarnya PHP bukanlah bahasa pemrograman yang wajib digunakan. Kita bisa saja membuat website hanya menggunakan HTML saja. Web yang dihasilkan dengan HTML (dan CSS) ini dikenal dengan website statis, dimana konten dan halaman web bersifat tetap.
Sebagai perbandingan, website dinamis yang bisa dibuat menggunakan PHP adalah situs web yang bisa menyesuaikan tampilan konten tergantung situasi. Website dinamis juga bisa menyimpan data ke dalam database, membuat halaman yang berubah-ubah sesuai input dari user, memproses form, dll.
Join merupakan salah satu konstruksi dasar dari SQL dan basis data. Join dapat didefinisikan sebagai kombinasi record dari dua atau lebih tabel di dalam basis data relasional dan menghasilkan sebuah tabel (temporary) baru—yang disebut sebagai joined table.
Join dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu inner join dan outer join.
a. Inner Join Inner join pada dasarnya adalah menemukan persimpangan (intersection) antara dua buah tabel.
b. Outer Join Outer join dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu left outer join, right outer join, dan full outer join.
1) Left Outer Join Left outer join (atau left join) mengembalikan semua nilai dari tabel kiri ditambah dengan nilai dari tabel kanan yang sesuai (atau NULL jika tidak ada nilai yang sesuai).
2) Right Outer Join Right outer join (atau right join) pada dasarnya sama seperti left join, namun dalam bentuk terbalik—kanan dan kiri.
3)Full Outer Join
Full outer join (atau full join) pada hakekatnya merupakan kombinasi dari left dan right join.
Union MySQL Union adalah statemen yang mengkombinasikan dua buah atau lebih resultset dari beberapa table dengan statemen SELECT sehingga menjadi satu buah resulset. Union Statemen memiliki beberapa ketentuan sebagai berikut. a. Jumlah kolom/field dari setiap statemen SELECT harus sama. b. Tipe data kolom/field dari setiap statemen SELECT harus kompatibel.
Pengertian SQL secara umum bagi kalangan awam maupun pemula dalam dunia IT bisa diartikan sebagai bahasa yang digunakan dalam mengakses data. Khususnya untuk data yang memiliki basis relasional. Tentu saja bahasa komputer dalam data basis relasional ini berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh American National Standard Institute (ANSI). Standardisasi SQL sudah ada sejak tahun 1986 dan memang diinisiasi oleh ANSI.
Hingga saat ini banyak server dalam sebuah database maupun software mampu mengartikan bahasa SQL. Maka dari itulah, SQL menjadi bahan pembicaraan dan sebuah materi yang sangat penting bagi kamu yang bergelut dalam dunia IT maupun hal-hal yang bersinggungan dengan database relasional.
Fungsi SQL
Keberadaan SQL dalam mengelola sebuah database memberikan fungsi tersendiri. Bagi seorang admin, adanya SQL dapat memungkinkan kamu untuk mengakses maupun mengubah database. Kamu pun bisa menjalankan sebuah query maupun mengambil data yang dibutuhkan. Termasuk pula memperbarui atau menyisipkan data dalam database.
SQL juga bisa digunakan untuk menghapus sebuah data pada database. Fungsi lainnya adalah untuk membuat sebuah prosedur baru dan ini akan tersimpan dalam sebuah database. Selain itu juga bisa mengatur hak akses dalam tabel, prosedur, maupun hal-hal penting lainnya.
Normalisasi adalah proses pengelompokan atribut data yang membentuk entitas sederhana, nonredundan, fleksibel, dan mudah beradaptasi, Sehingga dapat dipastikan bahwa database yang dibuat berkualitas baik.
Tujuan Normalisasi
Tujuan Normalisasi Database adalah untuk menghilangkan dan mengurangi redudansi data dan tujuan yang kedua adalah memastikan dependensi data (Data berada pada tabel yang tepat). Jika data dalam database tersebut belum di normalisasi maka akan terjadi 3 kemungkinan yang akan merugikan sistem secara keseluruhan.
HTML adalah singkatan dari Hypertext Markup Language. HTML memungkinkan seorang user untuk membuat dan menyusun bagian paragraf, heading, link atau tautan, dan blockquote untuk halaman web dan aplikasi.
HTML bukanlah bahasa pemrograman, dan itu berarti HTML tidak punya kemampuan untuk membuat fungsionalitas yang dinamis. Sebagai gantinya, HTML memungkinkan user untuk mengorganisir dan memformat dokumen, sama seperti Microsoft Word.
Kelebihan dan Kekurangan HTML
KELEBIHAN :
Dapat disisipi bahasa pemrograman lainya seperti : Javascript, PHP, VBSscript dll.
Dapat dibuat mengunakan berbagai platform, artinya bisa dibuat mengunakan berbagai jenis komputer dengan sistem operasi yang berbeda-beda.
Bersifat fleksibel karena ditulis cukup dengan menguakkan editor karakter ASCII
KEKURANGAN :
Tidak bisa berdiri sendiri sebagai bahasa pemrograman web
Pengunaan tag yang lebih banyak.
Versi HTML baru belum tentu bisa dijalanan pada semua browser.
Definisi basis data Secara umum untuk menjelaskan tentang pengertian basis data dapat ditinjau dari dua sisi, pengertian secara kharfiah dan pengertian secara istilah. Menurut pengertian secara kharfiah, basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat bersarang atau tempat berkumpul. Data dapat diartikan merupakan representasi dari fakta dunia yang mewakili suatu obyek (manusia, barang, peristiwa,dsb) yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Adapun menurut pengertian secara istilah, terdapat beberapa definisi yaitu sebagai berikut: a. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yangdiorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. b. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redundancy) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
2. Definisi Struktur Basis Data Arsitektur basis data merupakan serangkaian pengetahuan tentang pemodelan data. Pengetahuan tentang File, table, field, record indeks, abstraksi data dan serangkaian konsep yang digunakan untuk membuat diskripsi struktur basis data. Melalui diskripsi Struktur basis data dapat ditentukan jenis data, hubungan dan konstrain (keterbatasan) data yang ditangani. Dalam basis data, data diorganisasikan kedalam bentuk elemen data (field), rekaman (record), dan berkas (file). Definisi dari ketiganya adalah sebagai berikut: a. Elemen (kolom atau field) data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Misalnya data siswa terdiri dari NIS, Nama, Alamat, Telepon atau Jenis Kelamin. b. Rekaman (record) merupakan gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Istilah lain dari record adalah baris atau tupel. c. Berkas(file) adalah himpunan seluruh record yang bertipe sama.
3. Atribute Attribute merupakan karakteristik dari entitas atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entitas atau relationship. Dalam penerapannya atribut merupakan field atau kolom dari sebuah tabel. Misalnya entitas siswa memiliki atribute nama, alamat, NIS. Berdasarkan karakteristik sifatnya, atribut dapat dikelompokkan menjadi lima:
Simple Attribute Simple Attribute adalah attribut terkecil yang tidak bisa dipilah lagi. suatu atribut yang tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi atribut yang lebih kecil. Contohnya adalah atribut JenisKel pada entitas siswa.
2. Composite Attribute Composite attribute adalah atribut yang dapat dibagi menjadi atribut yang lebih kecil. Attribut ini dapat diartikan attribute atomic yang menggambarkan atribut dasar dengan suatu arti tertentu. Contoh: atribut Nama pada entitas siswa dapat dipecah menjadi atribut NmDepan dan NmBlk.
3. Single Value Attribute Single value Attribute adalah suatu atribut yang hanya mempunyai satu nilai. Misalnya atribut NmDepan pada entitas siswa. NmDepan seorang siswa selalu bernilai satu nilai, tidak mungkin lebih dari satu.
4. Derived Attribute Derived Attribute atau Attribut Turunan adalah atribut yang nilai- nilainya diperoleh dari pengolahan atau dapat diturunkan dari atribut atau tabel lain yang berhubungan. Misalnyaatribut JmlPegawai pada entitas Telkom. .
5. Key Attribute Key attribute adalah satu atau beberapa atribut yang mempunyai nilai unik sehingga dapat digunakan untuk membedakan data pada suatu baris/record dengan baris lain pada suatu entitas. Key attribute dibedakan menjadi tiga yaitu: (a) Superkey Superkey adalah satu atau gabungan beberapa atribut yang dapat membedakan setiap baris data dalam sebuah tabel secara unik. (b) Candidat Key Candidat Key adalah merupakan superkey yang jumlah atributnya paling sedikit. (c) Primary key Primary key adalah suatu candidat key yang dipilih menjadi kunci utama karena sering dijadikan acuan untuk mencari informasi, ringkas, menjadi keunikan suatu baris.
Mengapa menggunakan basis data sebagai penyimpan data
Berikut beberapa alasan-alasan menggunakan sistem basis data : 1. Keakuratan data yang diperoleh 2. Kecepatan dan kemudahan untuk mengakses data yang diinginkan